Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) kota Sawahlunto yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang, kian menarik untuk dicermati.
Betapa tidak, seperti lazimnya sebuah pesta demokrasi, trik dan intrik bagi para bakal calon beserta timsesnya yang akan ikut bertarung di ajang lima tahunan ini, semakin jelas dipertontonkan.
Salahsatunya, beredarnya issue Riyanda Putra, peraih suara terbanyak dalam pelaksanaan Pileg kemarin yang sempat dikabarkan terancam batal menduduki posisi Ketua DPRD Sawahlunto, meski telah disepakati di internal partainya dan telah diusulkan ke DPP melalui DPW.
Bahkan, entah dari mana awal datangnya issue bahwa surat dari DPP PAN untuk menunjuk Susi Haryati sebagai Ketua DPRD sudah diterbitkan, namun masih dirahasiakan.
Menariknya lagi, sempat beredar cerita dari warung ke warung bahwa jika Riyanda Putra gagal menduduki posisi Ketua DPRD, maka ia akan ikut serta turun dalam kontestasi Pilkada Sawahlunto 2024 ini.
Tentu saja cerita tersebut mengundang berbagai reaksi masyarakat, baik yang pro maupun kontra.
Hal seperti ini memang lumrah terjadi di setiap musim Pilkada. Yang tak kalah menarik, sejumlah pengamat politik lokal bahkan mengatakan bahwa issue “sexy” tentang Riyanda Putra dan Susi Hayati itu sengaja dilempar ke publik, untuk “mengukur ombak”.
Namun melalui sejumlah sumber yang bisa dipercaya, nama Riyanda Putra telah fix bakal menduduki kursi Ketua DPRD kota Sawahlunto.
Jika itu benar, tentunya atfmosfir di kota yang memiliki 4 kecamatan dengan 3 Daerah Pemilihan (Dapil) ini akan kembali berubah dan kian menarik untuk di simak.
Parpol Mulai Tentukan Sikap
Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada, gambar calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota pun mulai kerap terlihat di media sosial, seperti Facebook.
Tentunya bakal menjadi perhatian sendiri bagi Parpol untuk mengukur elektabilitas calon pasangan yang akan diusung atau didukungnya nanti.
Salahsatu Parpol yang belum lama ini telah menentukan sikapnya, adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang telah resmi merekomendasikan kadernya Desni Seswinari sebagai Calon Wakil Walikota mendampingi Deri Asta sebagai Calon Walikota di ajang Pilkada 2024 ini.
Dikutip dari salahsatu laman Facebook, dalam keterangan Pers-nya Ketua DPC PKB Kota Sawahlunto Ronny Eka Putra mengatakan bahwa ini merupakan rekomendasi tahap 1, dan masih akan ada tahap selanjutnya.
Roni juga menegaskan bahwa apapun yang terjadi, DPC PKB Sawahlunto akan tegak lurus dengan keputusan DPP.
Sementara itu dari informasi yang dihimpun penulis, DPW Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Barat juga telah mendorong H. Jaswandi untuk maju dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 ini.
Namun sayang, meski sejumlah kalangan mempertanyakan kepastian hal tersebut, hingga opini ini diturunkan penulis belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari H. Jaswandi.
Dari pengamatan penulis, sejumlah tokoh politik kota ini juga tengah menggalang kekuatan koalisi, untuk menentukan siapa yang bakal diusung dalam perhelatan Pilkada mendatang.
Bagaimana menariknya dinamika politik selanjutnya jelang Pilkada Sawahlunto ini, mari sama sama kita tunggu. (**)




