WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO Jama’ah Masjid Nurul Iman desa Bukit Gadang kecamatan Talawi usulkan agar pemerintah kota menerbitkan Peraturan Walikota atau Perwako terkait penggunaan dana desa.
Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Jay, yang juga merupakan Ketua Masjid Nurul Iman, saat dikunjungi kelompok 9 Tim Safari Ramadhan kota Sawahlunto tahun 2024, Selasa (19/3) malam.
Menurut Jay, banyak kegiatan Masjid yang membutuhkan biaya operasional, selain honor garim yang belakangan ini telah dibayar oleh pemerintah kota.
Akan tetapi, imbuh Jay, banyak kegiatan Masjid lain yang butuh biaya operasional, yang kami tidak memikiki cukup biaya. Sedangkan kami melihat adanya Dana Desa yang cukup besar.
“Namun kami tidak berani menggunakan Dana Desa itu karena tidak ada Perwakonya, sehingga takut melanggar aturan,” ujarnya.
![]()
Untuk itu, lanjut Jay, melalui Tim Safari Ramadhan ini kami meminta agar pemerintah kota mengeluarkan Peraturan Walikota agar kami bisa menggunakan Dana Desa untuk kegiatan Masjid.
Sementara itu, Kepala desa Bukik Gadang, Epi Yusman yang menyambut langsung kedatangan rombongan tim 9, dalam kata sambutannaya mengusulkan untuk perbaikan penerangan jalan umum ( )PJU) di sejumlah titik, yang sudah cujup lama tak berfungsi.
“Melalui WhatsAp, kami telah menyampaikan surat kepada Dinas Perhubungan untuk meminta perbaikan lampu jalan yang sudah lama mati,” ungkapnya.
Dengan datangnya tim safarai Ramadhan ini, sebut Epi Yusman, kami berharap hal ini disampaiakn pada pihak pemerintah kota agar dapat segera direalisasikan.
“Kami sangat berharap untuk perbaikan segera di 5 titik, yang menurut kami cukup rawan karena gelap,” sebutnya.
![]()
Mengakhiri sesi tanya jawab, Mawardi, Mantan Kepala Desa Bukit Gadang juga mengusulkan agar pemerintah kota menyamakan
kurikulum SD dengan Sekolah MIN.
“Sebab di sini anak anak sudah banyak yang memilih sekolah di MIN. Jadi kalau bisa Pemerintah samakan kurikulumnya,” pintanya.
Menanggapi hal itu, Supar, Wakil Ketua tim 9 mewakili Ketua rombongan Lelis Eprienti mengatakan bahwa semua usulan dan saran akan ditampung dan disampaikan ke pihak pemerintah kota.
“Kita akan tampung seluruh aspirasi ini, dan akan kita sampaikan ke atasan,” sebut Supar, yang pernah menjabat Sekertaris Dinas Pendidikan dan saat ini menjabat sekertaris di Dinas Perhubungan.
![]()
Dalam kesempatan tersebut, usai menyampaiakn pesan pesan dari Pj. Walikota Sawahlunto, Zefnihan, Tim 9 juga menyerahkan bantuan hibah untuk 2 Mushola, yaitu Mushola Nurul Hidayah dan Mushola At Taubah desa Bukit Gadang, masing masing Rp. 10 juta, serta bingkisan bagi garim Masjid Nurul Iman.
Kehadiran tim 9 yang terdiri dari Lelis Eprienti (Kepala Barenlitbangda) sebagai ketua tim, Supar, S.Pd (Sekdis Perhubungan),
Hj. Osvita dan Rio Mardanil dari DPRD, Yendra Fitri R, ST., MT (Inspektur Pembina Wilayah II), Dra. Musnawati (Kabid Pertahanan DPKP2LH), Ns Silvi Andriani, S.Kep (Kabid Dalduk dan Keluarga),
Didi Ifwandi, S.Ag (Staf Bagian Kesra), Ronizaldi Idris, S.Pi (Perencana Ahli Muda Bidang Sosial) yang sekaligus sebagai sekertaris tim, serta Amin Pratikno dari awak media itu, juga disambut sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Tampak hadir Babinsa Koramil 05/Talawi, Sertu Efriyadi. (AP)



