WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Menghadapi tantangan di era digital seperti sekarang ini, tentu dibutuhkan generasi yang memiliki pondasi kuat, khususnya dalam memahami ilmu agama.
Sebab, di era ini pengguna begitu mudah mengakses apapun yang diinginkan. Artinya, banyak hal negatif dalam pengaruh mental generasi muda penerus bangsa.
Untuk mengantisipasi hal itu, TP-PKK kota Sawahlunto menggelar Pesantren Ramadhan di Masjid Agung Nurul Islam yang dibuka Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Kamis (19/3) kemarin.
Dalam sambutan Pesantren Ramadhan ini bertema “Membentuk Generasi Quran di Era Digital’ itu, Wali Kota Riyanda menyebut bahwa pesantren Ramadhan ini menjadi momen edukasi dan introspeksi diri.
“Sehingga, bisa lebih berprogres dan lebih memahami dalam beribadah,” sebutnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto Ny. Yori Gemitia Riyanda berharap agar dari Pesantren Ramadhan ini mampu untuk meningkatkan kualitas diri dan keluarga.
Membentuk generasi Quran di era digital, ujar Yori, adalah tantangan yang sedang dihadapi banyak keluarga pada masa perkembangan teknologi informasi komunikasi saat ini.
“Setelah mengikuti pesantren Ramadhan ini, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu tersebut di rumah dan lingkungannya masing-masing,” pungkasnya. (**)




