Kalah Tipis, Tim Sepak Bola Sawahlunto Runner Up di Ajang Porprov 2026

OLAHRAGA22 views

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Sempat unggul 1 – 0 dibabak pertama, akhirnya kesebelasan kota Sawahlunto harus rela menempati posisi Runner Up di ajang Porprov XVI Sumatera Barat, pada laga final melawan kesebalasan Kota Payakumbuh yang berlangsung di Stadion Utama Padang Pariaman, Rabu (14/9).

Pada laga tersebut, kedua kesebelasan bermain cukup taktis hingga stadion itu tampak bergemuruh dengan teriakan dari para supporter.

Pilih Dewi Sartika

Di babak ke 2, kesebelasan Kota Sawahlunto berhasil kembali menjebol gawang Payakumbuh, tetapi wasit menyatakan offsite, sehingga kedudukan skor tak berubah.

Hingga menjelang berakhirnya babak kedua, kesebelasan kota Payakumbuh berhasil mengecoh pemqin belqkang anak anak kota Arang, dan merubah skor menjadi 1 – 1 hingga akhir babak ke 2. Pertandingan pun dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Namun baru beberapa menit berlangsung, pasukan dari kesebelasan kota Payakumbuh kembali berhasil menjebol gawang Sawahlunto, dan merubah kedudukan menjadi 2 – 1.

Pertandingan pun berlangsung kian panas, hingga laga ini sempat diwarnai kericuhan, dan hasil akhirnya Payakumbuh dinyatakan juara cabang sepakbola di ajang Porprov tahun ini. Sedangkan kota Sawahlunto, menempati urutan ke dua, atau runner up.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra bersama Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita yang turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan itu, memberi apresiasi atas perjuangan yang telah membawa tim ini ke laga puncak, serta menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim selama kompetisi.

Menurut Wali Kota Riyanda, keberhasilan mencapai final merupakan hasil dari perkembangan pola latihan dan strategi pertandingan yang dijalankan melalui kerja sama KONI, PSSI, tim pelatih, dan para pemain.

‘Perjuangan atlet hingga peluit akhir, juga menunjukkan upaya tim dalam memaksimalkan kemampuan sepanjang pertandingan,” sebutnya.

Capaian inu, imbuh Riyanda, akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pembinaan sepak bola Sawahlunto.

“Keunggulan yang telah terbentuk perlu dipertahankan dan dikembangkan, sementara aspek yang masih menjadi kelemahan harus diidentifikasi agar dapat diperbaiki dalam program latihan dan persiapan kompetisi berikutnya,” ujarnya. (**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *