Dorong Minat Baca Masyarakat, Perpus Adinegoro Gelar Berbagai Perlombaan

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Kemajuan tekhnology berbasis internet, khususnya di kalangan remaja ditengarahi menurunkan minat baca buku, secara drastis. Tentunya, hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.

Sebab, mudahnya mengakses internet bagi kalangan anak anak dan remaja khususnya, dapat berdampak buruk terhadap kepribadian dan karakter. Pasalnya, kebanyakan mereka asyik bermain HP sendiri sendiri, yang pada akhirnya kurang bergaul dan bahkan tidak peka teehadap lingkungan sosialnya.

Pilih Dewi Sartika

Terkait hal itu, atas dorongan dari perpustakaan nasional, Perpustakaam Adinegoro kota Sawahlunto terus berupaya untuk mendorong minat baca buku terhadap masyarakat, melalui Program inklusi sosial yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi perpustakaan sebagai pusat transfer ilmu dan keterampilan, dan memberi efek ekonomi untuk kesejahteraan.

Upaya itu ditandai dengan gencarnya menggelar kegiatan, termasuk berbagai perlombaam yang dapat mendorong tumbuh kembangmya minat baca buku.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kota Sawahlunto, Jhon Hendri didampingi kepala Perpustakaan Adinegoro, Nova Zahra saat berbincang bincang bersama sejumlah awak media, belum lama ini.

Menurutnya, dampak dari kemajuan tekhnology ini tak hanya hal hal positif saja, tetapi juga sebaliknya, banyak hal negatif seperti menurunnya minat baca buku.

“Untuk itulah kita dari Perpustakaan Adinegoro terus konsisten berupaya meningkatkan minat baca buku dengan berbagai program dan inovasi,” terangnya.

Untuk lomba yang kita laksanakan sekarang, ungkat Nova Zahra, yaitu lomba Resensi, Bertutur dan lomba membuat video konten literasi. Dan untuk peserta, tidak kita batasi umur, termasuk juga bagi para guru.

“Untuk pemenangnya manti, akan mewakili Sawahlunto ke tinhkat provinsi dan nasional. Dalam lomba ini, hadiahnya cukup menarik, hingga mencapai 10 juta Rupiah,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakan Nova, khusus untuk lomba video, akan dilakukan pembekalan selama 2 hari.

“Berhubung pesertanya ada 50 orang dan kapasitas ruangan kami terbatas, maka pemnekalan akan dilakukan selama 2 hari memjadi 2 angkatan, yaitu pada tanggal 12 dan 13 mendatang,” ungkapnya. (**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *