WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Meriahkan peringatan hari jadi kota Sawahlunto ke 136, pemerintah kota Sawahlunto Sumatera Barat melalui sekelompok anak muda yang menamakan dirinya Komunitas Sawahlunto Youth Moovement, bakal menggelar Sawahlunto International Musik Festival (SIMFest), besok, Sabtu 30 November 2024.
Hal itu disampaikan Pj. Walikota Sawahlunto, Fauzan Hasan saat menggelar konferensi Pers di Balairung rumah dinas Walikota, Jum’at (29/11).
Di hadapan puluhan awak media, Fauzan Hasan didampingi Kepala Dinas Kominfo Halomoan dan Kadis Parpora Adriyusman serta perwakilan penyelenggara SIMFest Armen, berharap agar rekan rekan media turut mensosialisasikan pagelaran SIMFest ini ke tengah masyarakat.
Melalui media yang dimiliki oleh rekan, baik media online maupun media sosial lainnya, sebut Fauzan, saya berharap bisa mempromosikan SIMFest sebagai rangkaian peringatan hari jadi kota ini, baik secara nasional maupun internasional.
“Sehingga orang di luar bisa melihat apa dan bagaimana kota Sawahlunto, agar mereka mau datang ke kota kita. Sebab, peran rekan-rekan media ini sangat penting untuk dapat meramaikan Sawahlunto,” ujarnya.
Dikatakannya, untuk rangkaian hari jadi kota Sawahlunto ini akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu hari Sabtu dan Minggu, 30 – 1 Desember.
Untuk agenda hari Sabtu, terang Fauzan, akan dilaksanakan SIMFest di Museum Gudang Ransoem mulai pukul 19.00. Bebas untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya.
“Dipentas ini akan menampilkan berbagai hiburan, diantaranya penampilan dari kelompok Orkestra, kolaborasi Minang Batak, kelompok seni dari ISI Padangnpanjang, dan juga Band Lila yang merupakan kelompok musisi lawas,” ungkapnya.
Sedangkan untuk hari Minggu, 1 Desember sebagai puncak hari jadi kota, imbuh Fauzan, juga akan dilaksanakan berbagai kegiatan di beberapa lokasi seperti di Lapseg, Museum Kereta Api dan di pelataran gedung Info Box.
“Kegiatan itu akan diawali dengan arak-arakan dari rumah dinas Walikota ke DPRD pada pukul 8.00 WIB untuk mengikuti Rapat Paripurna tentang Hari Jadi Kota, dan kemudian dilanjutkan arak-arakan dari DPRD menuju Lapangan Segitiga untuk melaksanakan prosesi Makan Bajamba,” paparnya.
Namun, lanjut Fauzan, sebelum prosesi Makan Bajamba, terlebih dahulu akan ada prosesi adat penyambutan tamu VIP dan VVIP.
“Untuk acara di Museum Kereta Api, ada pertunjukan Kuda Kepang yang dimulai sekitar pukul 16 WIB. Dan di Info Box, ada pagelaran Wayang Kulit di malam hari,” terangnya.
Mengakhiri paparannya, Fauzan juga menyebut akan adanya pacuan kuda Sawahlunto Derby, yang akan dilaksanakan pada Minggu tanggal 8 Desember mendatang, di gelanggang pacu kuda Kandi.
Lebih jauh Fauzan berharap partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, untuk meramaikan seluruh agenda kota ini sehingga dapat berlangsung meriah.
Sementara itu, Armen dari Komunitas Sawahlunto Youth Moveement mengatakan bahwa untuk gelaran SIMFest tahun ini, bertemakan “Heritage Wonderline”.
“Dalam ajang ini kita akan tampil beda. Kita akan menampilkan Tribute Elly Kasim selama kurang lebih 45 menit, dengan medley lagu lagu Elly Kasim. Bahkan, hal ini juga sudah disupport oleh Sally, anak Elly Kasim,” sebutnya.
Disebutkan Armen, ajang SIMFest tahun ini diharapkan bisa menjadi pengarsipan budaya Minang Melayu.
“Untuk itu, musisi dari Equador yang kita tampilkan, juga akan kita minta untuk membawakan minimal 2 lagu yang di tribute-kan Elly Kasim,” pungkasnya. (**)




