Lestarikan WTBOS, Puluhan Siswa SMAN 1 Sawahlunto Ikuti Ujicoba Modul Ajar P5

WARTA ANDALAS, SAWAHLUNTO – Sebagai upaya untuk melestarikan dan menindaklanjuti Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) yang telah ditetapkan menjadi warisan budaya dunia versi UNESCO pada 6 Juli 2019, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan melaksanakan ujicoba Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMAN 1 kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Ujicoba yang diikuti puluhan siswa bertujuan untuk
penanaman nilai dan pembentukan karakter sesuai kearifan lokal melalui jalur pendidikan ini, dimulai pada Senin (18/11/2024), dan akan dilaksanakan hingga 3 hari kedepan.

Pilih Dewi Sartika

Hadir dan membuka kegiatan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Peninggalan Benda Bersejarah kota Sawahlunto, Hilmed.

Menurut Ketua Tim Kerja WTBOS Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementrian Kebudayaan RI, Yayuk Sri Budi Rahayu, sebelumnya hal serupa telah dilaksanakan di SMAN 1 Solok dan SMA 1 Sumbar di kota Padangpanjang.

“Modul ajar WTBOS ini merupakan upaya untuk memperkenalkan warisan budaya dunia untuk generasi muda. Sebab, pola pewarisan paling efektif adalah melalui sekolah,” terangnya.

Sebelumnya perumusan modul yang melibatkan para pakar, terang Yayuk, juga audah melalui sejumlah rangkaian Forum Discution Group (FGD).

“Akan tetapi, Modul ini hanya sebagai platform. Dan untuk pengembangan ke depan, tergantung sekolah masing-masing dan akan disesuaikan dengan potensi serta kearifan lokal. Intinya, WTBOS bisa dilestarikan dengan baik. Untuk itu, diharapkan semua pihak dapat bergerak dan berperan aktif bersama,” harap Yayuk.

Dalam kesempatan itu, Yayuk juga menyampaikan bahwa
ujicoba ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur apakah implementasi pembelajaran dengan materi ajar yang telah disusun oleh Tim dan telah dilakukan FGD bersama Kepala sekolah, Koordinator P5, dan Pengampu P5 di 8 kabupaten / kota Jalur WTBOS tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan desain serta tujuan pengembangannya.

Menanggapi hal ini, dalam sambutannya Kepala SMAN 1 Sawahlunto, Agus Sri Harjanto mengaku bangga dan senang, ditunjuknya SMAN 1 Sawahlunto sebagai salah satu sekolah uji coba P5 WTBOS.

Apalagi, sebut Agus, Sawahlunto merupakan pusat dari kegiatan TBOS menjadi WTBOS.

“Dengan adanya modul ajar WTBOS ini, siswa-siswi kami akan lebih mengenal kilas balik historis dalam sejarah panjang Batu Bara Ombilin Sawahlunto, dengan 6 daerah lainnya,” ujarnya.

Tampak hadir dalam pembukaan acara itu, Riri Febrina mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 5 Sumatera Barat, Prof. Erniwati Tim Penyusunan Modul Ajar P5 WTBOS, Rahmat Gino SG Ahli WTBOS/TACB Kota Sawahlunto, Mahatma Muhammad dan Donny Eros Kurator Galanggang Arang WTBOS. (**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *